Archive | November 2014

Kata Bijak_part03

“You do not live at once. You only die once and live every day.”

Anda tidak hidup sekali. Anda hanya mati sekali dan hidup setiap hari.

“We will never know the real answer, before you try.”

Kita tidak akan pernah mengetahui jawaban yang sebenarnya, sebelum kita mencoba.

Continue reading

Kata Bijak_part02

Cara terbaik mendamaikan hati adalah dengan bersyukur dan berdoa untuk lebih mendekatkan diri kita pada Tuhan.
Jangan remehkan sesuatu yg sederhana, karena terkadang itu lah yg akan membuatmu bahagia.
Tuhan tak pernah menyakiti, karena terkadang kita lah yg kurang sabar menanti.

Tak menyapa bukan berarti tak merindukan.
Tidak ada kebahagiaan yg lebih indah selain kita bisa membuat orangtua tersenyum dengan sebuah usaha kita.
Kadang ada sesuatu yg tak harus dikatakan tapi harus dimengerti.

Continue reading

Kata Bijak_part01

Jika anda tidak belajar mencintai diri sendiri terlebih dahulu anda tidak bisa mencintai orang lain

Jika kehidupan membuat diri menangis, ingat ada ribuan kenangan indah yang membuat kita tersenyum

Saat kau mampu memaafkan & tersenyum kepada orang yang menyakitimu, saat itulah kau memastikan bahwa dirimu lebih baik darinya

Seberat apapun harimu, jangan pernah biarkan seseorang membuatmu merasa bahwa kamu tak pantas mendapat apa yang kamu inginkan

Continue reading

Cerpen Kisah Sukses Seorang Remaja

Huda adalah seorang remaja yang dilahirkan dari keluarga jauh dari kecukupan. Semasa kecil Huda sering tidak mendapatkan jatah makan karena kondisi ekonomi keluarganya yang sangat memprihatinkan. Disaaat teman-temannya sedang keasyikan membeli jajan dikantin sekolah, Huda hanya duduk manis diruang kelas atau bermain di taman sewaktu jam istirahat.

Continue reading

Jadilah Pelita

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita.

Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”
Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.”
Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta.

Continue reading

Bermimpilah dan Kejarlah

Dulu, ibuku pernah berkata seperti ini : “Tsaura, kuliah itu biayanya mahal sekali tapi semahal apapun umi akan berusaha keras supaya Tsaura bisa kuliah, umi mau semua anak-anak umi kuliah dan jadi orang sukses” kalimat itu terngiang ngiang di kepalaku dan mengingat bahwa saat itu keluargaku masih dalam tahap perjuangan menuju keluarga mapan, maka aku yang masih kecil itu pun mengambil sebuah kaleng bekas susu di dapur, lalu membuat lubang kecil di atasnya untuk memasukkan uang. yap, aku membuat sebuah celengan. hari demi hari kulewati, ku ingat hari-hari itu kusisihkan uang jajanku dan ku simpan dalam kaleng susuku. mulai dari recehan hingga uang kertas. setiap hari yang ada dikepalaku adalah bahwa aku ingin kuliah di tempat yang serba biru karena aku suka sekali dengan warna biru.

Continue reading